Posted by : Iin Indra Selasa, 28 Mei 2013

Postingan pertama gan. bwehehe
maaf yak kalau berantakan dan masih copas sana sini, maklum masih belajar nge-post :D
langsung aja dipostingan pertama ane mau ngebahas film "You Are The Apple of My Eye".



Kisahnya sudah pernah ada. Ini adalah cerita tentang masa-masa SMU yang konon dianggap menjadi salah satu fragmen kehidupan paling menyenangkan buat kebanyakan orang yang pernah merasakannya, termasuk cerita lain dibalik setiap buku-buku pelajaran, guru-guru galak dan ujian yang menyebalkan seperti cerita tentang persahabatan dan cinta, misalnya sekedar naksir kepada murid tercantik di kelasmu, seperti yang dilakukan 5 sahabat ini. Tapi diantara kelima remaja tanggung itu hanya Ko Ching-teng (Ko Chen-tung) yang beruntung berhasil mengambil hati Shen Chia-yi (Michelle Chen) yang pintar dan cantik itu, padahal Ching-teng sendiri adalah siswa bandel nan malas.

Pertanyaanya adalah apa yang membuat You Are The Apple of My Eye sampai menjadi film berbahasa mandarin terlaris di Hong-Kong, bahkan mampu mengalahkan keperkasaan Kung-Fu Hustle? Entahlah, mungkin saja karena ia sangat beruntung atau sederhana saja, karena film Giddens Ko ini memang bagus. Tapi bagus atau tidaknya itu memang relatif, buat saya, secara cerita tentang anak laki-laki bertemu dengan anak perempuan dengan setting SMU memang terlalu familiar, tapi mengingat ini bersetting di Taiwan yang notabene budaya dan pergaulan remajanya tidak berbeda terlalu jauh dengan kita You Are The Apple of My Eye menjadi terasa akrab buat saya atau siapa saja yang pernah merasakan manisnya masa-masa SMU itu, sama seperti yang sudah pernah dilakukan Thailand dengan A Crazy Little Thing Called Love-nya atau Indonesia dengan Ada Apa dengan Cinta?-nya, jujur saya menyukainya, apalagi  ini adalah sebuah semi-autobiografi yang diangkat dari cerita masa remaja Giddens Ko yang lalu dijadikannya novel berjudul  The Girl We Chased Together in Those Years  hingga kemudian ia nekad menjadikannya sebuah film layar lebar pertamanya.


Yang menarik, meskipun masih tergolong corny, narasinya tidak sampai berakhir begitu saja seperti sinopsis pendek di atas tapi berlanjut secara periodik di mulai dari flashback kemudian berlanjut dari tahun ke tahun, mulai masa SMU kemudian masa kuliah dan masa setelah itu yang kebanyakan diambil dari sudut pandang karakter Ko Ching-teng. Setiap bagian mengambarkan pasang surut hubungannya dengan Shen Chia-yi, dan bagaimana Ching-teng  terjebak dalam sifat kekanak-kanakannya itu. Tentu saja sebagai sebuah romansa remaja You Are The Apple of My Eye punya momen-momen menariknya, seperti kehidupan, ada yang manis, misalnya adegan-adegan yang melibatkan Chia-yi dan Ching-teng sampai yang konyol dan bodoh seperti banyaknya adegan-adegan masturbasi  dan  beberapa humor-humor jorok ala remaja pria yang beberapa diantaranya sedikit dipaksakan untuk lucu. Apa yang kemudian paling saya suka adalah bagaimana You Are The Apple of My Eye ini berakhir. Endingnya bagus, campuran antara realita pahit, kebahagian, kedewasaan dan kesedihan dengan sebuah momen kocak yang membuatnya terasa spesial.

Meskipun jauh dari kata sempurna namun You Are The Apple of My Eye bisa jadi sebuah drama romantis coming of age yang langsung membuat para penonton remajanya jatuh cinta. Cerita sederhana tentang pahit-manisnya cinta, kenakalan masa-masa SMU dan perjalanan mencari sebuah kedewasaan dengan sedikit komedi terhampar dengan baik di sepanjang 109 menit. Ditambah karakter- karakternya yang loveable plus ending yang membekas menjadikan You Are The Apple of My Eye sebuah tontonan menyenangkan buat siapa saja yang pernah merasakan manisnya apa itu yang disebut ‘cinta monyet’.

Sedikit kutipannya nih gan, sederhana tapi bermakna.
nyok langsung aja

Chingteng : “Belajar benar-benar menyebalkan”
Chiayi: “Mangkanya, orang yang bisa belajar itu hebat”

“Tidak seperti tes, setiap soal yang rumit pasti ada jawabannya.
Dalam kehidupan nyata, ada beberapa hal yang tidak ada jawabannya”

"dalam kehidupan Manusia Banyak usaha yang tidak membuahkan hasil"

“membuat dunia ini berubah karena ada aku, meskipun hanya sedikit."

"Karena pernah kamu sukai,aku jadi sulit untuk merasa orang lain benar-benar menyukaiku"

"Dalam Percintaan,Masa paling romantis adalah masa pendekatan,pada saat sudah benar-benar jadian,banyak perasaan yang akan sirna"

"Shen cia yi,apa kamu percaya dengan dimensi paralel (dimensi dimana diri kita yang lain berada disana dan melakukan hal yang berbeda dari yang kita lakukan sekarang) mungkin,di dimensi paralel itu,kita sekarang bersama"


"terima kasih karena kamu telah menyukaiku" (jarang banget gan ada cewek yang bilang terimakasih karena telah menyukai ku).

 “Dan kamu adalah satu-satunya orang yang akan membuat duniaku lebih baik”


“Dalam menuju dewasa, hal yang paling kejam adalah perempuan selalu lebih dewasa dari laki-laki seumurnya. Kedewasaan seorang perempuan, tidak ada satupun laki-laki yang bisa menampungnya.”

“kamu tidak mengerti, kalu kamu sangat menyukai seorang wanita, kamu akan tahu, untuk mendoakan dia bahagia menikah dengan orang lain adalah selamanya hal yang tidak mungkin.” (Sebelum Shen Cia yi keluar).


daaan Shen Cia yi keluar dan berjalan menujui pelaminan








“Aku salah. Ternyata, ketika kamu sangat-sangat menyukai seorang wanita, ketika ada seseorang yang mengasihinya, mencintainya, maka kamu kan benar-benar dari hati yang paling dalam mendoakan dia ... bahagia selamanya.” (Setelah Shen cia yi keluar).


sumber : http://movienthusiast.com/2012/03/review-you-are-the-apple-of-my-eye-2011/
              http://andisapriana.blogspot.com/2012/12/kata-mutiara-film-you-are-apple-of-my.html
 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Pages

Iin Indra Blog's. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Popular Posts

- Copyright © Iin Indra's Blog -study.work.play.fun- Powered by Blogger - Designed by Iin Indra aka Indra Wardani -